Suzuki Fronx bakal gantikan Ignis di pasar Indonesia?
Arfian Alamsyah
|14 Januari 2025

Suzuki Indonesia resmi menghentikan penjualan Suzuki Ignis tahun lalu. Padahal mini Sport Utility Vehicle (SUV) yang satu itu cukup diterima dengan baik di pasar mobil Indonesia sejak tahun 2017. Kini Suzuki siap memperkenalkan penggantinya yakni Fronx.
Suzuki Fronx mengambil basis dari Suzuki Baleno Hatchback. Bedanya mobil ini masuk ke genre SUV bukan hatchback seperti saudaranya itu. Fronx diprediksi akan mengisi kekosongan line-up antara Suzuki Baleno dengan Suzuki XL7.

Estemasi redaksi Auto Jago Indonesia mobil ini akan dijual di bawah harga Suzuki XL7 dan Suzuki Grand Vitara. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku agen pemegang merek dagang Suzuki di Indonesia masih menutup rapat-rapat informasi menyoal calon produk baru ini.
Namun, seperti yang bisa Anda lihat di gambar mobil ini memiliki layout interior yang mirip dengan Baleno. Bedanya Fronx mendapat kombinasi warna interior yang lebih menarik. Sekadar informasi, gambar Suzuki Fronx ini adalah versi Jepang.

Karena berbasis dari Baleno maka kami cukup yakin untuk sektor akomodasi tak terlalu berbeda jauh dengan Baleno. Baik itu untuk ruang kaki, ruang kepala, ruang lengan, hingga kepraktisan kabinnya.

Hal yang membedakan Suzuki Fronx dengan Baleno nantinya ada pula di sektor mesin. Mesin yang digunakan mirip dengan kepunyaan Suzuki Grand Vitara Hybrid. Pakai Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) dengan teknologi Dual Jet.
Suzuki Fronx sudah didaftarkan PT SIS di Indonesia, dan terlihat Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Fronx yang diduga sudah terdaftar di situs Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jakarta.

Fronx yang diyakini memakai kode A3L415F punya lima varian dengan NJKB mulai dari Rp166 juta, berikut daftarnya:
1. A3L415F GL (4X2) MT Rp 166 juta
2. A3L415F GL (4X2) AT Rp 174 juta
3. A3L415F HX (4X2) MT Rp 178 juta
4. A3L415F HX (4X2) AT Rp 186 juta
5. A3L415F HS (4X2) AT Rp 194 juta
Perlu diingat, angka NJKB ini bukan harga jual ke konsumen melainkan harga dasar yang digunakan buat menghitung besaran pajak yang harus dibayar oleh pemilik kendaraan bermotor.
NJKB plus pajak-pajak dan biaya lainnya akan diakumulasi untuk kemudian menjadi harga jual. Well semoga saja harganya tidak lebih dari Rp 250 juta. Sebab dengan harga jual seperti itu pasti akan menjadi rival berat Daihatsu Rocky dan Toyota Raize.