BYD Tech Culture Fest 2026 Semarang Hadirkan Edukasi EV dan DM Interaktif
James Obed
|20 Juni 2026

BYD Motor Indonesia melanjutkan rangkaian BYD Tech Culture Fest (TCF) 2026 ke Kota Semarang sebagai bagian dari upaya memperluas edukasi mengenai teknologi kendaraan energi baru di Indonesia. Digelar di Gajahmada Plaza, Simpang Lima, acara ini menghadirkan pengalaman interaktif yang memadukan teknologi, budaya lokal, serta eksplorasi langsung kendaraan listrik dan teknologi Dual Mode (DM).
Setelah sukses diselenggarakan di Jakarta dan Medan, Semarang menjadi kota ketiga dalam rangkaian roadshow ini. Pemilihan Semarang bukan tanpa alasan, mengingat kota ini memiliki peran penting dalam pertumbuhan mobilitas di Jawa Tengah serta tingkat adopsi kendaraan listrik yang terus meningkat.

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menyampaikan bahwa Jawa Tengah merupakan wilayah dengan pertumbuhan kendaraan energi baru yang sangat dinamis. Saat ini, lebih dari 1.600 unit kendaraan BYD telah digunakan di wilayah tersebut, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap teknologi EV dan DM.
Dalam pembukaan acara, BYD juga menampilkan unsur budaya lokal seperti Wayang Orang, Bonang, hingga pemukulan Gong Tradisional, yang menjadi simbol perpaduan antara inovasi modern dan kearifan lokal Kota Semarang.

Salah satu daya tarik utama dalam festival ini adalah Technology Zone, di mana pengunjung dapat mengenal lebih dekat teknologi inti BYD seperti Blade Battery, e-Platform, dan teknologi Dual Mode (DM). Area ini dirancang agar masyarakat tidak hanya melihat produk, tetapi juga memahami cara kerja dan manfaat teknologi secara langsung.
Selain itu, terdapat Monster Track, area uji ekstrem yang memungkinkan pengunjung merasakan performa kendaraan melalui tanjakan, lintasan tidak rata, hingga jalur simulasi off-road. Di sini, peserta juga dapat mencoba DENZA B5 untuk merasakan langsung stabilitas dan kenyamanan kendaraan.

Pada Test Drive Area, pengunjung bisa menjajal berbagai model BYD seperti BYD M6 DM, BYD Dolphin, BYD Seal, BYD Sealion 7, hingga BYD Atto 3 dalam skenario penggunaan harian, mulai dari akselerasi, handling, hingga fitur pintar kendaraan.
BYD juga menghadirkan BYD M6 DM Media Challenge Semarang, yang menunjukkan efisiensi teknologi Dual Mode dalam perjalanan nyata. Rute pengujian mencakup perjalanan dari Semarang menuju Salatiga hingga kawasan kaki Gunung Merbabu. Hasilnya, tercatat biaya penggunaan kendaraan berada di kisaran Rp188/km hingga Rp224/km, dengan konsumsi bahan bakar kurang dari 1 liter sepanjang perjalanan.

Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menyebut hasil tersebut sebagai bukti nyata efisiensi teknologi DM yang relevan untuk kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.
Selain teknologi, BYD TCF Semarang juga menghadirkan area F&B Bazaar, Kids Area, hingga aktivitas komunitas, menjadikannya festival yang inklusif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Dengan konsep yang menggabungkan edukasi, budaya, dan pengalaman langsung, BYD berharap Tech Culture Fest 2026 dapat mempercepat pemahaman masyarakat terhadap kendaraan listrik dan mendorong transisi menuju mobilitas berkelanjutan di Indonesia.