De Tomaso P72, supercar V8 bertransmisi manual desain klasik
Ray Adhee
|15 Mei 2025

De Tomaso pabrikan mobil sport yang terkenal dengan model Pantera tahun 70-an bermesin Ford V8, memang ibarat kata 'gado-gado' betapa tidak? produsen mobil ini berbasis di Italia, didirikan oleh Alejandro de Tomaso yang lahir di Argentina, yang kemudian hijrah ke Italia. Mobil produksinya kebanyakan menggunakan mesin Ford V8 asal Amerika, nah benar-benar sebuah resep 'mixing' yang cetar ya...
Kini, De Tomaso yang berada dibawah naungan (lagi-lagi gado-gado nih) perusahaan Ideal Team Ventures berbasis di Hong Kong, kembali membuat penggemar mobil sport ngiler dengan menghadirkan supercar bermesin Ford V8 dan bertransmisi manual terbarunya, P72.

Mobil ini merupakan versi produksi pertama dari model konsep yang debut pada Goodwood Festival of Speed 2019 saat itu bermesin V12 dari Apollo Intensa Emozione. Setelah enam tahun penantian, akhirnya P72 siap meluncur dengan segala keunikannya.
Youtube: @GoodwoodRR

Mengusung desain retro ikonik, P72 seakan menjadi surat cinta untuk para pecinta mobil manual, konon kabarnya ia dibuat sebagai suksesor spiritual dari model De Tomaso P70, yang didesain oleh Alejandro de Tomaso dan Caroll Shelby di tahun 1965.

De Tomaso P70
Tampil dengan bodi rendah, garis-garis tegas, dan siluet klasik, mobil ini tak hanya tampil elegan tapi juga memiliki desain diffuser belakang baru untuk meningkatkan aerodinamika.

Pada bagian interior, De Tomaso tetap mempertahankan nuansa klasik dengan penggunaan dial analog dan tuas manual. Tanpa adanya layar sentuh, P72 memberikan pengalaman berkendara murni yang tak lagi umum di era serba digital.


Di balik kap mesinnya, tersemat mesin V8 supercharged 5.0 liter hasil kolaborasi dengan Roush. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga 700 hp dan torsi 820 Nm, disalurkan melalui transmisi manual enam percepatan ke roda belakang. Dibandingkan dengan tren supercar modern yang menggunakan transmisi otomatis, P72 justru menawarkan sensasi berbeda bagi para pengemudi yang control freak.


Produksi unit P72 akan dimulai pada akhir 2025, mundur setahun dari jadwal semula. Edisi perdana tampil memukau dengan warna putih dan aksen tembaga, melambangkan eksklusivitas dan keanggunan. Hanya akan diproduksi sebanyak 72 unit dengan harga sekitar €1,6 juta (setara Rp 29 miliar), menjadikannya salah satu supercar paling eksklusif.

CEO De Tomaso, Norman Choi, menyebutkan bahwa P72 adalah wujud dari cita-cita menghidupkan kembali kejayaan masa lalu dengan sentuhan modern. Mobil ini bukan sekadar kendaraan, melainkan karya seni bergerak dengan jiwa mekanikal yang kental.
De Tomaso P72 testing di medan salju source: x.com/_detomaso
De Tomaso P72 bukan sekadar supercar, melainkan pernyataan tegas dari De Tomaso dalam mempertahankan nilai klasik dan kenikmatan berkendara dengan transmisi manual.

Di tengah dominasi mobil bertransmisi otomatis, P72 hadir sebagai pilihan berbeda bagi mereka yang menghargai kesederhanaan mekanikal dan keindahan desain retro. Bagi penggemar mobil sport klasik (dan banyak duit tentunya!), mobil ini jelas layak dinantikan.