Toyota Fortuner Ambulans & Innova Zenix Cash Carrier
Arfian Alamsyah
|10 Oktober 2024

Ada yang tidak biasa pada gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) 2024. Karena pada acara yang diadakan di ICE BSD City Tangerang, Banten, Rabu kemarin (9/10) ada dua mobil yang enggak lazim ada yakni Toyota Fortuner versi Ambulans dan Kijang Innova Zenix Cash Carrier.

Mobil-mobil tersebut dikonversi oleh tim PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) baik dari sisi utilitas, kemampuan maupun penampilannya. Selain itu, Kijang Innova Zenix HEV (Hybrid Electric Vehicle) FFV (Flexy Fuel Vehicle) Concept Car juga dihadirkan.

Kendaraan berbahan bakar fleksibel adalah kendaraan yang dapat mengonsumsi ethanol E85-E100. Kombinasi teknologi HEV dan FFV berkontribusi pada upaya reduksi emisi dan pengurangan impor BBM, khususnya memasuki era transisi energi.
Tidak hanya menampilkan unit kendaraan, namun PT TMMIN juga memperlihatkan produk-produk komponen serta aksesoris Original Equipment Manufactur (OEM) yang berkualitas, serta jajaran Dies/Jig untuk menopang kendaraan.
Keberadaan kendaraan-kendaraan hasil konversi dan kendaraan FFV concept car ini, menunjukkan kemampuan dan inovasi Toyota Indonesia sebagai pelaku industri otomotif dalam merespon kebutuhan juga minat pasar global. Baik dari sisi utilitas, teknologi ramah lingkungan, serta daya saing yang tinggi, sehingga dapat memperluas potensi ekspor.

“Melalui ajang TEI, PT TMMIN berupaya untuk memperluas potensi negara tujuan ekspor dengan melihat peluang dan permintaan pasar, terutama pada negara tujuan ekspor non-tradisional," buka Nandi Julyanto selaku Presiden Direktur PT TMMIN.
"Salah satunya dengan melakukan beragam inovasi konversi kendaraan, seperti cash carrier, well-cab, patrol cars, serta flexy fuel vehicle juga aksesoris dan komponen kendaraan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan pasar global," kata pria yang sudah bekerja di Toyota hampir 33 tahun ini.
Lulusan Universitas Gadjah Mada jurusan Teknik Kimia ini pun menambahkan, "Harapannya, produk kompetitif dan inovatif karya SDM Indonesia dapat dikenal luas dan diterima dengan baik di pasar mancanegara, guna meningkatkan kinerja ekspor yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” tambahnya.

Mempertahankan Pencapaian Ekspor Toyota Indonesia Berdasarkan data GAIKINDO, sepanjang Januari hingga Agustus 2024 ekspor kendaraan utuh T-Brand produksi anak bangsa tercatat menyumbangkan sekitar 177.690 unit, atau berkontribusi 59% terhadap total ekspor industri otomotif nasional, yang mencapai 298.691 unit.
Kijang Innova (ICE dan HEV), Veloz, Fortuner, dan Yaris Cross (ICE dan HEV) menjadi primadona ekspor dari PT TMMIN. Sementara itu, dua line up kendaraan elektrifikasi Toyota yaitu Kijang Innova Zenix HEV dan Yaris Cross HEV berhasil diekspor hingga 10.988 unit, atau berkontribusi 6.2% terhadap total kinerja ekspor brand Toyota alias T-brand.
Sebanyak 6.978 Kijang Innova Zenix HEV serta 4.010 Yaris Cross HEV diterima dengan baik oleh konsumen pasar global di kawasan Asia, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Afrika.
“Mempertahankan kinerja ekspor kendaraan otomotif nasional menjadi fokus TMMIN dengan meningkatkan performa ekspor produk otomotif buatan dalam negeri," tukas Bob Azzam, Wakil Direktur PT TMMIN.

Melalui langkah pengembangan produk, perluasan pasar, dan penambahan volume ekspor untuk memenuhi permintaan global yang semakin kompetitif, salah satunya melalui kendaraan elektrifikasi.
"Pencapaian positif terhadap kedua varian kendaraan ini, menunjukkan bahwa inovasi teknologi kendaraan elektrifikasi Toyota produksi lokal, diterima dengan baik di pasar internasional," kata Bob sapaan akrab redaksi Auto Jago Indonesia ke Bob Azam.
"Potensi ini dapat menjadi pilar yang menguatkan posisi industri otomotif Indonesia, sebagai basis produksi dan ekspor dalam peningkatan daya saing global,” tutup Bob.